Sabtu, 14 November 2009

persona 4

Misteri Kasus Pembunuhan Berantai di Kota Pedalaman

Cerita bermula dari tokoh utama (tidak bernama, di sini dipanggil dengan nama versi manga Jepangnya: Seta Souji) yang baru pindah sekolah dari kota ke daerah pedalaman Inaba karena pekerjaan orang tuanya. Mulai 11 April 2011, Souji akan bersekolah di Inaba dan tinggal bersama paman serta sepupunya, Ryotaro dan Nanako Dojima. Malam hari, Souji bermimpi berhadapan dengan sosok misterius di dalam kabut tebal. Tentu Souji menganggap itu hanya sebuah mimpi dan pergi sekolah. Di sekolah barunya Souji dengan cepat mendapat teman baru: Yosuke Hanamura anak manager dari Toko Junes yang mendominasi bisnis di Inaba, Chie Satonaka penggemar film kungfu, serta Yukiko Amagi anak pemilik penginapan Amagi yang cukup terkenal. Tak ketinggalan guru kejam seperti Mr. Morooka yang dijuluki “Raja Bodoh” (King Moron) oleh seisi sekolah, yang kerap membuat murid menderita. Hari-hari Souji yang menyenangkan di rumah bersama Ryotaro pamannya yang detektif serta Nanako sepupunya yang masih SD, dan di sekolah bersama teman-teman juga guru barunya pun berlanjut… Tapi apa benar begitu? Apakah mimpi itu hanya tinggal mimpi saja…?

Dari teman-temannya, Souji mengetahui mengenai “Saluran Tengah Malam” (“Midnight Channel”); sebuah saluran TV misterius yang hanya tayang pada hari hujan. Dikatakan bila kamu melihat ke dalam TV yang tidak dinyalakan pada jam 12 malam di hari hujan dan berkabut, kamu akan melihat orang yang menjadi pasangan jiwa (soulmate)-mu… Walau hanya seperti takhayul belaka, banyak orang yang ingin mencobanya. Bahkan Souji, Yosuke, dan Chie ingin mencobanya!! Ternyata Midnight Channel benar ada, tapi apa yang terjadi? Souji, Yosuke, dan Chie melihat orang yang sama ditampilkan secara kabur di dalam TV: seorang perempuan. Belum cukup merasa bingung karena memiliki ‘soulmate’ yang sama, mereka dikejutkan oleh berita ditemukannya mayat seorang wanita dalam kondisi mengenaskan. Wanita itu ternyata adalah wanita yang sama dengan wanita yang mereka lihat di Midnight Channel!

Karena terlalu tepat sebagai sebuah kebetulan, Souji dkk memeriksa kasus ini seperti detektif. Saat Souji memeriksa sebuah TV besar di Junes, dia dapat masuk ke dalam TV!! Yosuke dan Chie pun ikut ‘tersedot’ jatuh ke tempat aneh yang mirip studio TV, yang dipenuhi oleh kabut tebal seperti saat hari hujan di Inaba. Setelah berkeliling dari tempat-tempat mengerikan di sana, mereka bertemu makhluk mirip beruang bernama Teddie yang merupakan penghuni tempat itu. Menurut Teddie, belakangan ini di ‘dunia TV’ tempat tinggalnya itu ada beberapa orang yang masuk. Teddie juga berkata tempat dalam TV itu tidak aman karena banyak “Shadow”; monster yang merupakan perwujudan pikiran manusia yang ditekan, berkeliaran. Souji dkk mulai menarik kesimpulan bahwa seseorang memasukkan orang lain ke dalam TV untuk membunuhnya, serta fungsi Midnight Channel adalah memberitahu siapa korban berikutnya! Awalnya Souji dkk berniat tidak ikut campur; tapi begitu seorang kakak kelas teman baik Yosuke terbunuh dengan cara yang sama, mereka segera maju menyelidiki. Berbekal beberapa peralatan termasuk kacamata khusus untuk melihat dalam kabut pemberrian Teddie, Souji dan Yosuke masuk ke dalam TV untuk memeriksa (Chie menunggu di luar).

Di dalam sana semua menjadi jelas. Berbagai tempat mengerikan tercipta dari pikiran setiap manusia yang memasuki tempat itu. Orang itu akan menghadapi Shadow dari dirinya sendiri, yang merupakan pikiran terpendam orang itu yang tidak diakui oleh dirinya sendiri. Saat orang tersebut menyangkal dirinya yang lain itu, Shadow diri mereka akan berubah menjadi monster besar dan membunuh orang itu. Begitulah cara kerja pembunuhan yang dilakukan sang pelaku misterius, seperti yang dialami Yosuke, Chie, dan semua teman Souji. Saat Yosuke hampir dibunuh Shadow dirinya sendiri, Souji mendengar suatu suara misterius dalam kepalanya. Mendadak ada sebuah kartu di tangannya, lalu Souji memanggil Persona-nya: Izanagi (Fool) dan menyelamatkan Yosuke. Yosuke akhirnya mau mengakui bahwa semua hal buruk yang dikatakan Shadow dirinya itu adalah benar; hanya saja Yosuke tidak mau mengakuinya. Setelah ‘penerimaan’ tersebut, Shadow Yosuke menjadi jinak dan menjadi Persona milik Yosuke: Jiraiya (Magician). Perlahan Chie, Yukiko, dan lainnya mendapat Persona setelah diselamatkan; lalu bersama Souji membentuk Tim Khusus untuk menyelamatkan para korban lain dan menangkap sang pelaku.

Penyempurnaan Yang Sempurna

Permainan di Persona 4 adalah penyempurnaan dari Persona 3. Ini tidak berlebihan karena grafis yang lebih halus, potongan film yang lebih jelas, sistem pertarungan yang lebih baik, music yang lebih menyentuh, serta Social Link yang lebih bebas telah membuktikannya. Pemain akan memerankan tokoh utama dalam menjalani kehidupan sekolah sehari-hari sambil memecahkan kasus ini.